Detail Cantuman Kembali
UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER NANOPARTIKEL KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG UDANG (Litopenaeus vannamei) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Pada tahun 2018, sekitar 9,6 juta kematian yang disebabkan oleh kanker. Prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia tahun 2013 sebesar 1,4% dan Jawa Timur memiliki prevalensi sebesar 1,6%. Faktor perilaku dan pola makan memiliki peran penting terhadap timbulnya kanker. Beberapa pilihan terapi kanker saat ini yaitu melalui operasi, radiasi, dan kemoterapi. Hal tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa kehilangan nafsu makan, mual, muntah, perubahan buang air besar, perubahan berat badan, nyeri, kelelahan dan rambut rontok. Berdasarkan permasalahan tersebut, pada penelitian ini dilakukan pengembangan produk bahan alam yang diharapkan memiliki efek samping minimal, yaitu kitosan yang diisolasi dari limbah kulit udang Litopenaeus vannamei dalam bentuk nanopartikel sebagai praskrining aktivitas antikanker dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan parameter yang digunakan adalah jumlah larva yang mati 50% dari total larva uji (LC50). Dalam penelitian ini nanopartikel kitosan ditreatment pada larva Artemia salina dengan konsentrasi nanopartikel kitosan dan asam askorbat sebesar 50, 100, 250, 500, dan 750 ppm. Sehingga diperoleh hasil nilai LC50 dari nanopartikel kitosan sebesar 179,17 ppm dan nilai LC50 dari asam askorbat sebagai pembanding sebesar 67,42 ppm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nanopartikel kitosan yang berasal dari limbah cangkang udang Litopenaeus vannamei memiliki potensi sebagai antikanker.
Kata kunci: Nanopartikel Kitosan, Litopenaeus vannamei, praskrining antikanker, Brine Shrimp Lethality Test
HENNY INDAH ANGGOROWATI - Personal Name
6B.S-Far Ang u 53-19
6B.S-Far
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xiv, 53p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







